Para ahli percaya lebih dari sembilan puluh persen kasus Shaken Baby Syndrome disebabkan oleh kolik.

Jika bayi Anda tidak akan berhenti menangis, Ada beberapa cara menenangkan bayi yang kolik, tapi Anda harus bersabar sebelum menemukan cara yang paling jitu meredakan tangisannya. Cobalah cara berikut satu persatu

• Pastikan kebutuhan dasar bayi terpenuhi (misalnya, dia tidak lapar dan tidak mengompol).

panduan-audio-hypnofertility-ads

• Periksa tanda-tanda penyakit, seperti demam.

• Gendong lalu ajak bayi berjalan-jalan.

• Nyanyikan lagu atau berbicara kepada bayi. Alihkan perhatian si kecil dengan jalan-jalan di sekitar rumah. Tunjukan sesuatu yang menarik perhatiannya, seperti bintang, kucing atau cicak, dan nyayikan lagunya

• Tawarkan bayi mainan yang bising dan Buatlah bunyi-bunyian, Ada bayi yang suka mendengarkan bunyi-bunyian. Bisa jadi suara Anda merupakan suara favorit si kecil. Cobalah bernyanyi dengan nada yang menyamankan

• Ubah teknik menyusui Anda, Selama menyusui, jauhi makanan yang dapat menimbulkan gas dalam perut, seperti brokoli, kol dan kacang lentil. Jauhi juga makanan yang pedas, jangan minum kopi selama menyusui.

• Peruk erat bayi dan bernapaslah dengan tenang dan perlahan. Temukan posisi menggendong yang dapat menenangkan bayi ketika ia rewel. Umunya posisi yang paling mujarab adalah ketika bagian perutnya menempel pada tubuh anda. Pada posisi tersebut, tubuh Anda akan mengalirkan hangat ke perutnya sehingga membantu angin dalam perutnya keluar.

• Hubungi teman atau saudara untuk membantu mengurus bayi sementara Anda istirahat.

• Jangan panik, Usahakan Anda tetap tenang. Jika berbagai cara sudah dilakukan tapi si kecil tetap menangis, letakan si kecil di dalam keranjang dan biarkan ia sendiria untuk beberapa waktu. Mungkin si kecil perlu waktu untuk sendiri. Dan bila si kecil lelah, ia akan berhenti menangis

• Pijat Bayi. Cobalah memijat bagian perut searah jarum jam dengan tekanan yang ringan namun konsisten. Gunakan minyak telon supaya lebih hangat. Memijat sudah terbukti dapat membantu bayi tidur dan memicu produksi hormon oxcytocyin yang menguragi rasa sakit.