Beberapa prinsip yang sebaiknya di lakukan adalah:

  1. Creating Space

Artinya, Anda harus menyiapkan tubuh dan memberi serta menyediakan ruangan yang lebih banyak di area perut dan panggul.

Paling tidak lakukan beberapa gerakan prenatal gentle yoga yang dimana gerakan yang di lakukan adalah gerakan yang memanjangkan tulang belakang dan trunk (tubuh)

Dengan melakukan berebagai gerakan ini di harapkan, ruangan di perut dan panggul menjadi lebih banyak. Dan ini membuat janin mempunyai ruangan yang lebih leluasa untuk memutar tubuhnya

 

  1. Balancing

Ligamen ligament Rahim dan otot Rahim serta panggul juga harus di seimbangkan. Terutama broad dan round ligament. Karena kerika ligamennya tidak seimbang maka bentuk rahimpun tidak seimbang. Dan otomatis ruangan di Rahim sempit.

Ada beberapa pose prenatal gentle yoga yang bisa digunakan untuk membantu menyeimbangkan ligament pada rahim

 

  1. Release PSOAS Muscle

Ini erat kaitannya dengan menyeimbangkan Rahim dan juga mengurangi kecemasan. Silahkan membaca tentang PSOAS muscle lebih lanjut di sini

 

  1. Inversion

Inversion atau membalikkan tubuh sehingga posisi kepala lebih rendah dari posisi panggul, sebenarnya ini merupakan cara dimana si janin “Atret” (kayak mobil, yang hendak parkir) supaya dia lebih mudah memposisikan diri ke dalam posisi yang terbaik

 

Nah pada artikel ini, saya akan membahas tehnik Inversion yang terbukti sangat Ampuh dan lebih Ampuh daripada Knee Chest.

Namanya adalah FORWARD LEANING INVERSION

Fungsi gerakan ini adalah menciptakan ruang di rahim bagian bawah. Bayi akan menggunakan ruang itu, dengan tarikan gravitasi alami, untuk meringkuk ke posisi yang lebih ideal untuk kelahiran. Teknik ini pertamakali di lakukan oleh  Dr. Carol Phillips, DC. Dan kemudian di kembangkan oleh Gail Tully dalam program spinning babies nya.

 

Nah, sebelum melakukan tehnik ini, Pastikan untuk membaca petunjuk dan peringatan nya ya.

 

Pose Forward leaning Inversion (FLI) ini  berpotensi memberikan ruang bagi posisi janin yang baik dengan melepaskan ikatan ligamen ke uterus bagian bawah dan leher Rahim. Pose ini juga mampu membantu Leher rahim yang semula kuterlalu ketat atau kencang, menjadi lebih rileks