Pose FLI ini juga membantu mengurangi nyeri pada bagian punggung, nyeri pinggul, atau nyeri tulang ekor yang sering di alami oleh ibu hamil trimester dua dan tiga.

 

Siapa yang bisa melakukan pose FLI ini?

Semua orang hamil yang tidak ada kontra indikasi bisa melakukan posisi ini Termasuk ibu hamil yang posisi janinnya sudah presentasi kepala.

Namun, Jangan lakukan ini jika ada kontraindikasi medis seperti tekanan darah tinggi atau glucoma, vertigo, anemi berat, sinusitis, juga poly hydramnion.

 

Saat melakukan pose ini yangan terburu buru, Anda harus memastikan semuanya aman dan Anda terlindung sehingga terhindar dari resiko terjatuh atau tersungkur (jungkir jempalik)

Pose ini bisa Anda lakukan selama 30 detik atau 3 -4 siklus nafas Panjang.

Lakukan sekali sehari

Namun apabila posisi janin Anda sungsang atau lintang dan umur kehamilan Anda lebih dari 30 minggu, maka Anda bisa melakukan pose ini 3 kali sehari

Tentunya sebelumnya sebaiknya Anda melakukan beberapa pose prenatal gentle yoga untuk mempersiapkan tubyuh dan nafas dengan optimal terlebih dahulu sebelum melakukan FLI

Langkah:

  1. Berlututlah di tepi sofa (atau bagian atas pinggir tangga). Duduklah terlebih dahulu di lutut untuk melihat bagaimana rasanya di tubuh Anda.
  2. Pegang ujung sofa, tempat tidur, atau permukaan lain tempat Anda berlutut.
  3. Turunkan diri Anda dengan hati-hati ke tangan Anda di lantai (usahakan lantai di beri alas supaya tidak terlalu dingin dank eras atau nyelip) dan kemudian turunkan diri Anda dan bersandar pada siku Anda. (pastikan siku /lengan tidak terlalu terbuka lebar namun dibuka selebar bahu) Gunakan bangku atau tangga, jika Anda mau, untuk membantu Anda menurunkan tangan.
  4. Biarkan kepala Anda menggantung bebas. Pandangan melihat ke belakang. JANGAN letakkan kepala Anda di lantai apalagi untuk tumpuan. Leher Anda harus bisa bebas bergerak. Luruskan bahu Anda untuk memberi ruang bagi kepala Anda.
  5. Lutut Anda dekat dengan tepi/ ujung sofa atau tangga, pastikan aman dan tersangga dengan baik sehingga Anda dapat memiringkan atau mengayunkan pinggul Anda jika Anda suka.
  6. Ambil 3-4 nafas. Ijinkan perut Anda mengendur dan rileks, pastikan leher dan tulang belakang tetap Panjang, arahkan tulang ekor ke langit langit. Badan bertumpu pada siku lengan Anda.
  7. Ketika sudah 3-4 siklus nafas, perlahan lahan Kembalilah ke atas dengan menggunakan tangan Anda sebagai tumpuan, lalu angkat diri Anda ke posisi berlutut lagi. Ambil napas dua kali di sini. Kemudian duduk bersimpuh.
  8. Ayunkan kaki Anda keluar dari bawah bersama-sama. Kaki bersama, bergerak seperti putri duyung untuk mencegah tarikan simfisis pubis (tulang kemaluan) Anda. Anda akan melindungi stabilitas panggul Anda dengan cara ini.