Melindungi perineum dari Robekan akibat Melahirkan (dari dalam ke luar)

Perineum robek saar melahirkan dan akhirnya harus dijahit, kadang menyisakan trauma tersebdiri bagi para ibu. Dan bagi para wanita hamil, hal ini juga menjadi ketakutan tersendiri. Walaupun wanita tersebut baru hamil untuk yang pertama kalinya, hal ini terjadi karena beredar di masyarakat bagaimana sakitnya saat dilakukan penjahitan perineum.

Bagaimana dan siapa saja yang beresiko mengalami robekan jalan lahir (perineum) seringkali di tentukan dari apa yang Anda makan. Beberapa artikel menyatakan bahwa ibu hamil yang vegetarian lebih cenderung mudah sobek perineumnya dibandingkan dengan ibu hamil yang makan banyak daging. Namun pernyataan seperti itu membutuhkan penelitian lanjutan, bukan? Nah hari ini saya akan mencoba mencari beberapa literatur ilmiah untuk melihat apa zat makanan yang berhubungan dengan meningkatnya elastisitas kulit.

Ini adalah beberapa tambahan diet yang mungkin bisa membantu Anda jika Anda berharap untuk mencegah robekan perineum (dan memperbaiki kulit Anda dan kesehatan secara umum):

· Lemak Sehat

Awal tahun ini, peneliti Jepang menerbitkan temuan dan hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi tinggi lemak total, lemak tak jenuh tunggal dan lemak jenuh secara signifikan terkait dengan elastisitas kulit meningkat” (Sumber: ). Studi ini juga menemukan bahwa menambahkan asupan tinggi sayuran hijau, kuning dan tinggi lemak dapat meningkatkan kesehatan kulit jauh lebih baik. Itu bukan untuk mengatakan bahwa kita harus makan sembarang lemak. Jika Anda akan mengkonsumsi lemak hewani, upayakan yang organik artinya, diberi makan rumput, atau hewan liar. Tanaman sumber lemak sehat, termasuk minyak zaitun, minyak kelapa, alpukat, kacang-kacangan, dan biji.

Kemudian Omega-3 Penelitian menunjukkan bahwa suplementasi dengan minyak ikan secara signifikan dapat meningkatkan elastisitas kulit (sumber : http://informahealthcare.com/doi/abs/10.1080/09546630801958238). Ikan berlemak seperti salmon juga akan meningkatkan tingkat omega-3 Anda. Tanaman sumber asam lemak omega-3 termasuk biji rami, biji chia, biji labu, dan kenari.

Cobalah Untuk membatasi / menghindari: lemak olahan seperti minyak terhidrogenasi, lemak trans, dan setiap minyak yang tengik. minyak sayur, minyak jagung, minyak kedelai, minyak safflower, jika tengik dapat menyebabkan kerusakan radikal bebas yang akan mengurangi kesehatan dan elastisitas kulit Anda (dan berkontribusi pada daftar panjang masalah kesehatan lainnya).