Namun sayangnya karena mungkin Ny D sudah cukup lelah dan energinya lumayan “terkuras” di awal (ingat, dia kurang tidur selama 4 hari sebelumnya), alhasil, kontraksi rahimnya kembali melemah. Ketika di lakukan pemeriksaan vagina, Kepala janin masih di hodge -2, dan area sacrum dan outletnya terasa sangat kaku dan tegang. Posisi ubun ubun ROA (Right Occiput Anterior).

Akhirnya, karena si ibu terlihat sangat kelelahan, saya memintanya untuk minum air manis hangat, makan kurma dan relaksasi hypnobirthing lagi di sela sela kontraksi, dan membiarkannya sejenak istirahat sembari mengontrol detak jantung janin . dan saat itu detak jantung janin masih stabil dan normal, ketuban masih utuh.

Karena ketika saya periksa, area outlet sangat kaku, dan sacrum sama sekali tidak bisa bergerak, maka yang saya lakukan setelah sejenak Ny D istirahat adalah, melakukan “Jiggle fascia” menggunakan rebozo di daerah tulang tuberusnya.

Dan ternyata ini membuat ibu merasa sangat nyaman dan membuat ligament sacro tubero ligament dan sacro spinosus ligeman menjadi teregang pelan pelan dan memanjang. Saya melakukannya selama sekitar 5 menit, dan ini cukup untuk membuat ligamennya menjadi lebih nyaman. Kemudian saat ny D kontraksi, maka kembali dilakukan side lying release hingga tidak lama kemudian ny D pembukaan lengkap.

Dan dengan sisa tenaga yang ada, posisi yang dipilihnya adalah posisi open hips . karena dia merasa cukup “nyambung” dengan tubuh dan bayinya ketika mengejan menggunakan pose ini. Dan akhirnya jam 22:00 WIB lahirlah bayi perempuan nan lucu, dengan berat janin 4,3 kg , (tinggi ibu 155cm) dan dengan perineum utuh. Fiuhh!!! Cukup melelahkan namun melegakan.

Nah apa yang bisa Anda pelajari dalam kasus di atas.

Ternyata ketika ligament panggul Anda di “release” maka panggul Anda akan terbuka lebih luas dan memberikan ruangan yang lebih banyak bagi bayimu. Dan ketika Anda mampu bergoyang, bergerak dan memanfaatkan gaya gravitasi, maka gaya gravitasi akan bekerja lebih maksimal membantu bayimu untuk lahir dengan mudah.