Apa Itu Otot Dasar Panggul?

Beberapa hari yang lalu seorang ibu datang ke Bidan Kita dengan keluhan dia merasakan sejak melahirkan anak ke tiganya, bentuk vaginanya berubah, dia merasakan seolah ada daging yang keluar dari vagina dan sering mengeluh ada rasa pegal di sekitar vagina.

Selain itu ibu tersebut mengeluh bahwa dia merasa tidak nyaman lagi ketika berhubungan dengan suaminya. Ya…saat saya lakukan pemeriksaan ternyata ada kelemahan di otot dasar panggulnya. Nah saat ini saya akan membahas tentang otot dasar panggul dan betapa pentingnya kita menjaga si otot dasar panggul ini dengan baik.

Karena ketika kita tidak bisa menjaganya maka masalah demi masalah akan muncul bergantian.   Otot dasar panggul adalah otot yang sangat penting bagi wanita, karena beberapa fungsi otot ini adalah:

  • Menyangga organ internal tubuh.
  • Memungkinkan Anda untuk menjaga otot otot terutama pada “Spinkter” kandung kemih, usus dan eliminasi tetap sehat
  • Mempunyai peran yang sangat penting pada fungsi reproduksi dan seksual.

Otot-otot dan jaringan dari dasar panggul dapat menjadi lemah saat setelah melahirkan. Selama proses persalinan, perineum mungkin menjadi terasa mati rasa dengan memar dan nyeri, terutama jika Anda memiliki bayi besar, perineum robek atau dilakukan episiotomy (pengguntingan perineum) Saat hamil dan melahirkan, otot dasar panggul dapat menjadi terulur dan melemah,,

Dan apabila Anda mengalami ini, umumnya mengakibatkan masalah pengendalian kencing selama berbulan-bulan hingga bertahun-tahun setelah melahirkan. Kelemahan dasar panggul dapat juga memungkinkan satu atau beberapa organ panggul longgar (prolapsus uterin), bahkan juga penurunan kenikmatan seksual.

Apa saja yang bisa terjadi ketika otot dasar panggul lemah? sebelum kita bahas lebih lanjut,

Mari kita lihat dahulu anatominya