Apa penyebab morning sickness?

Sampai saat ini, belum ada penelitian yang dapat menunjukkan penyebab utama morning sickness, namun beberapa hal yang dianggap berperan dalam menyebabkan morning sickness diantaranya adalah:

  • Meningkatnya hormon kehamilan hCG
  • Meningkatnya hormon estrogen dan progesteron yang dapat merilekskan otot-otot di saluran pencernaan Anda sehingga membuat proses pencernaan menjadi kurang efisien
  • Rasa metal yang kadang dialami ibu hamil
  • Pelebaran yang terjadi pada otot rahim
  • Meningkatnya sensitifitas terhadap bau akibat perubahan hormon saat kehamilan
  • Heartburn atau GERD saat kehamilan (untuk mengetahui lebih lanjut mengenai heartburn saat kehamilan, klik disini)
  • Hypersaliva (untuk mengetahui lebih lanjut mengenai air liur berlebihan saat kehamilan, klik disini)

Karena setiap wanita itu unik, maka sangat normal bahwa tidak semua ibu hamil memiliki trigger yang sama terhadap morning sickness. Beberapa ibu mungkin hanya mengalami mual mual beberapa kali, adapula ibu yang sering mual namun tidak sampai muntah atau ada ibu yang selalu muntah setiap hari. Berikut ini adalah beberapa faktor yang dapat meningkatkan resiko terjadinya morning sickness:

  • Tingkat hormon

Salah satu hormon yang menyebabkan morning sickness adalah hormon hCG (human chorionic gonadotropin). Hormon ini disebut juga dengan hormon kehamilan dan berfungsi untuk meningkatkan produksi estrogen dan progesteron. Hormon inilah yang mengubah test pack Anda menjadi tanda positif atau garis dua. Di awal kehamilan, hormon hCG Anda masih rendah, namun tingkat hormon ini akan meningkat hingga dua kali lipat setiap dua hari, dan memuncak antara umur kehamilan 7 sampai 12 minggu, lalu akan kembali menurun di trimester kedua. Meningkatnya hormon hCG ini dapat menyebabkan morning sickness. Di beberapa kasus seperti hamil anak kembar atau anak perempuan dapat menyebabkan produksi hormon hCG Anda lebih tinggi sehingga membuat morning sickness Anda menjadi lebih parah.

panduan-audio-hypnofertility-ads
  • Stress

Stress dapat menyebabkan berbagai masalah pencernaan. Oleh karena itu, tak heran apabila morning sickness Anda akan menjadi semakin parah dan mual muntah Anda akan menjadi lebih intens ketika Anda merasa stress.

  • Tingkat sensitivitas

Beberapa ibu lebih sensitif dari lainnya sehingga mereka memiliki reaksi yang lebih intens terhadap beberapa hal yang dapat menyababkan rasa mual. Contohnya, beberapa ibu yang seringkali mabuk ketika naik kendaraan akan memiliki resiko yang lebih besar untuk mengalami morning sickness daripada ibu yang tidak mudah mual.

  • Rasa lelah

Rasa lelah, baik secara fisik maupun emosional dapat memperparah gejala morning sickness. Namun, disisi lain, morning sickness yang parah juga dapat membuat Anda merasa lelah. Oleh karena itu, sangat penting bagi Anda untuk melakukan relaksasi dan mendapatkan istirahat yang cukup selama kehamilan.

  • Kehamilan yang pertama kali

Ibu yang hamil untuk yang pertama kali akan lebih rentan terkena morning sickness. Hal ini disebabkan karena tubuh Anda akan lebih “tidak siap” untuk menghadapi semua perubahan hormon yang terjadi selama kehamilan. Selain itu, rasa cemas dan ketidaktahuan akan kehamilan juga dapat menyebabkan masalah pencernaan. Walaupun begitu, hal ini tidak berarti semua orang yang hamil untuk yang pertama kali akan mengalami morning sickness. Ada ibu yang tidak mengalami morning sickness di kehamilan pertama dan adapula ibu yang mengalami morning sickness parah bahkan di kehamilan kedua atau ketiga.

  • Genetik

Beberapa penelitian mengatakan bahwa apabila ibu atau keluarga Anda memiliki riwayat morning sickness, Anda akan memiliki resiko yang lebih tinggi untuk mengalami morning sickness juga.

  • Suhu panas

Beberapa ibu merasa bahwa suhu atau cuaca yang panas dapat meningkatkan rasa mual. Namun, ini tidak berlaku untuk semua ibu karena terkadang morning sickness tidak memiliki pemicu yang jelas untuk beberapa ibu.