Buah berwarna kuning yang memiliki rasa asam dengan banyak manfaat ini dapat menjadi salah satu teman Anda selama kehamilan. Salah satu cara termudah untuk mengkonsumsinya adalah dengan memerasnya dan meminum air lemon. Air lemon dikenal sebagai pereda mual dan morning sickness, selain itu, satu buah lemon yang telah dikupas mengandung banyak mineral dan vitamin seperti magnesium, niacin, kalsium, folat, vitamin B6, vitamin C, dan riboflavin.

 

panduan-audio-hypnofertility-ads

Dengan banyaknya manfaat dan nutrisi yang kita dapat, lemon menjadi salah satu buah yang perlu dimasukkan dalam daftar menu Anda selama kehamilan. Namun ingatlah bahwa segala sesuatu yang berlebihan tidaklah baik. Konsultasikanlah dengan provider Anda terlebih dahulu sebelum memasukkan lemon dalam menu harian Anda. Berikut ini adalah beberapa manfaat air lemon selama kehamilan

 

        1.     Mengobati morning sickness

Lemon dapat membantu mengurangi sensasi mual yang dirasakan oleh ibu hamil yang biasanya datang bersama dengan morning sickness, terutama selama trimester pertama. Air lemon juga dapat mengurangi kelebihan aliran empedu dan juga membantu menghilangkan dahak yang terkumpul di saluran pencernaan. Lemon juga dapat berfungsi sebagai penyegar mulut, yang mana dapat sangat berguna bila Anda mengalami mual muntah. Ingatlah untuk mengkonsultasikannya dengan provider Anda bila mual muntah tidak kunjung membaik.

 

        2.     Membantu mengkontrol tekanan darah

Vitamin yang terkandung dalam lemon dapat memperkuat pembuluh darah, serta menjaga kelenturan dan kelembutan pembuluh darah sehingga dapat mencegah adanya pendarahan dalam dan mengurangi tekanan darah. Selain itu, lemon juga dapat membantu mengkontrol tingkat kolesterol Anda. 

 

        3.     Membantu mengatasi sembelit

Mengkonsumsi satu gelas air lemon setiap hari dapat membantu mencegah sembelit. Lemon dapat menstimulasi hati Anda dan meningkatkan gerakan peristaltik yang mana dapat menstimulasi usus Anda untuk membuang kotoran-kotoran dalam tubuh dengan lebih efektif.

 

        4.     Memperkuat sistem daya tahan tubuh

Air lemon dapat membantu mencegah beberpa penyakit seperti flu, demam, dan batuk pilek. Kayanya kandungan vitamin C  di lemon dapat membantu memperkuat sistem daya tubuh Anda dan melawan bakteri dan virus.

 

        5.     Meningkatkan dan menjaga kekuatan tulang

Air lemon sangatlah kaya akan magnesium dan kalsium, yangamana dapat meningkatkan dan menjaga kekuatan tulang. Dengan mengkonsumsi air lemon, Anda juga akan memberikan kedua mineral ini kepada bayi Anda. Lemon juga mengandung potassium yangmana dapat membantu perkembangan tulang bayi Anda serta menjaga sel otak dan saraf-saraf dalam tubuh.

 

        6.     Membantu menjaga infeksi urogenital 

Air lemon dapat meningkatkan produksi urin dan dapat membantu menjaga kesehatan ginjal Anda, mencegah adanya infeksi urogenital (infeksi sistem kemih dan reproduksi) dalam ibu hamil.

 

        7.     Menjaga pH tubuh

Air lemon dapat membantu menjaga tingkat pH dalam tubuh dengan mencapai alkalinitas (kapasitas air untuk menetralkan asama) yang sehat. Meskipun lemon bersifat asam, namun ketika mereka mencapai ke sistem tubuh kita, mereka bersifat basa. Residu alkali yang ditinggalkan oleh lemon membantu meredakan gejala asidosis (kondisi yang terjadi ketika kadar asam di tubuh sangat tinggi).

 

pH darah manusia berkisar antara 7,3 dan 7,45 (sedikit bersifat basa). Ketika tingkat pH berubah menjadi asam, tubuh akan meminjam alkalinitas dari tulang dan gigi untuk mengimbanginya. Dengan meminum air lemon, kadar alkali tubuh dapat tetap terjaga dan tersedia selama proses perkembangan janin. Tingkat pH darah juga menunjukkan ketersediaan oksigen ke sel-sel tubuh. Hal ini berarti pH darah yang baik dapat membuat sel-sel tersebut dapat teroksigenasi dengan baik, yangmana sangatlah penting untuk perkembangan janin.

 

        8.     Mencegah dehidrasi

Air lemon dapat membantu Anda untuk tetap terhidrasi, yangmana sangatlah penting selama kehamilan untuk membantu masalah seperti mual, sakit kepala, edema, kram, dan pusing.

 

        9.     Membantu meredakan edema

Edema atau kaki bengkak merupakan kondisi yang sangat umum dialami oleh ibu hamul. Kondisi ini cukup menyakitkan, tidak sehat, dan membuat Anda merasa tidak nyaman. Untuk membantu meredakan edema, minumlah satu gelas air hangat yang telah dicampur dengan satu sendok perasan air lemon. Hal ini dapat membantu mengurangi rasa sakit dan mengurangi pembengkakan. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai edema, klik disini.

 

       10.  Memberi energi tambahan saat persalinan

Sama seperti aktivitas fisik intens lainnya, sangatlah penting untuk tetap terhidrasi selama persalinan. Selain itu, sanagtlah penting untuk memastikan bahwa cairan yang Anda konsumsi mengandung elektrolit. 

 

Elektrolit diperlukan untuk kontraksi otot, termasuk dalam konteks ini kontraksi rahim. Selain itu elektrolit juga dapat mengatur fungsi saraf, kadar pH, tekanan darah, dan menjaga Anda tetap terhidrasi. 

 

Anda dapat membuat cairan elektrolit menggunakan air lemon yang dapat membantu Anda selama proses persalinan dengan mencampur 2 gelas air kelapa dengan 1 gelas air, air perasan 1 buah lemon dan 1 buah jeruk nipis, lalu menambahkan madu sebanyak 1 sendok makan. Anda juga dapat menambahkan himalayan salt sebanyak ¼ sendok teh. Bahan-bahan tersebut dapat Anda dapatkan dengan mudah di supermarket terdekat maupun secara online. 

 

Mintalah pasangan Anda untuk membuatkannya untuk Anda dan mengingatkan Anda untuk meminum setengah gelas minuman ini setiap 15 menit selama proses persalinan. Sebagai alternatif, Anda dapat memeras lemon, jeruk nipis, menambahkan madu, dan garam, lalu membekukannya di freezer, sehingga ketika Anda membutuhkannya Anda dapat menambahkan campuran yang telah berbentuk es batu tersebut ke dalam air dan air kelapa.

 

Efek samping air lemon selama kehamilan

Walaupun air lemon sangat bermanfaat bagi ibu hamil, namun bila Anda mengkonsumsinya secara berlebihan, air lemon juga mempunyai beberapa efek samping yang merugikan. Berikut ini adalah beberapa efek samping air lemon.

        1.     Heartburn

Heartburn merupakan salah satu kondisi yang seringkali dialami oleh ibu hamil, terutama di trimester akhir. Kandungan asam yang tinggi dalam lemon dapat memperburuk atau memicu kondisi ini. Jika Anda mengalami heartburn, hindarilah konsumsi  lemon sampai gejalanya mereda. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai heartburn selama kehamilan, klik disini.

 

        2.     Masalah gigi

Gigi dan tulang sangat rentan terhadap dekalsifikasi (hilangnya kalsium pada tulang atau gigi, membuatnya menjadi lebih rentan terhadap kerusakan) selama kehamilan. Tingginya tingkat asam sitrat dalam lemon dapat memicu hal ini, sehingga merusak enamel gigi dan menyebabkan masalah gigi lainnya. Konsultasikanlah dengan dokter gigi Anda jika Anda masalah gigi dan pastikan  bahwa tekstur dan warna gigi Anda tidak berubah. Hindari konsumsi  air lemon dalam jumlah tinggi secara teratur.

 

        3.     Batuk dan pilek

Meminum air lemon dalam kondisi dingin dapat menyebabkan batuk dan pilek selama kehamilan. Konsumsilah air lemon yang hangat atau berada pada suhu ruangan untuk menghindari hal ini.

 

Tips untuk mengkonsumsi air lemon

Berikut ini adalah beberapa tips yang dapat Anda lakukan jika Anda mengkonsumsi air lemon selama kehamilan: