Bukan Hanya Istirahat, Ini Rahasia Ibu Pulih Total di Masa Postpartum
Sembilan bulan kehamilan adalah perjalanan panjang yang penuh kerja tubuh. Setelah bayi lahir, banyak orang fokus pada si kecil, padahal ada satu fase penting yang sering terlewat: masa pemulihan ibu. Inilah masa postpartum atau nifas. Bukan sekadar masa “habis melahirkan”, tapi periode krusial untuk memulihkan fisik, mental, dan energi ibu secara menyeluruh.
Melahirkan menguras tenaga, hormon berubah drastis, tubuh beradaptasi lagi dari kondisi hamil ke tidak hamil, dan di saat yang sama ibu mulai menyusui serta merawat bayi. Kalau masa ini tidak ditangani dengan baik, dampaknya bisa panjang: mudah lelah, nyeri berkepanjangan, mood tidak stabil, sampai gangguan kesehatan di kemudian hari.

Saking pentingnya masa ini, di China dikenal tradisi Zuo Yue Zi, yaitu masa pemulihan 30–40 hari dimana ibu benar-benar difokuskan untuk beristirahat, menghangatkan tubuh, dan mengonsumsi makanan pemulih. Filosofinya sederhana tapi dalam: kesehatan ibu setelah melahirkan akan memengaruhi kualitas hidupnya dalam jangka panjang.
Lalu, apa saja yang sebaiknya benar-benar diperhatikan ibu di masa postpartum? Ini tiga “to do list” penting yang sering kami tekankan di Bidan Kita.
1. Rutin Check-up, Jangan Menunggu Keluhan Berat
Setelah persalinan, tubuh ibu masih dalam proses adaptasi. Banyak keluhan dianggap wajar, padahal tetap perlu dipantau. Pemeriksaan nifas membantu memastikan pemulihan berjalan aman dan sesuai proses fisiologis. Beberapa hal yang sebaiknya diperiksa secara rutin:
- Tanda-tanda vital, seperti tekanan darah, suhu tubuh, denyut jantung, dan laju napas.
- Kondisi rahim, karena rahim akan mengecil bertahap selama kurang lebih 40 hari. Pemeriksaan ini memastikan tidak ada sisa darah atau tanda infeksi.
- Luka persalinan, baik jahitan perineum maupun luka operasi sesar.
- Kesehatan mental ibu, karena perubahan hormon, kurang tidur, dan tuntutan merawat bayi bisa memicu baby blues atau gangguan mood lain.
2. Bergerak dengan Tepat: Senam Nifas & Postnatal Gentle Yoga untuk Pemulihan Menyeluruh
Di masa postpartum, tubuh ibu tidak butuh “olahraga keras”. Yang dibutuhkan justru gerak cerdas. Gerak yang memahami apa saja organ dan sistem tubuh yang baru saja bekerja ekstra selama hamil dan melahirkan. Di sinilah senam nifas dan Postnatal Gentle Yoga berperan penting. Bukan sekadar membuat badan “tidak kaku”, tapi membantu tubuh kembali ke kondisi seimbang secara bertahap dan aman.
Apa Bedanya Senam Nifas dan Postnatal Gentle Yoga?
- Senam nifas fokus pada pemulihan dasar fungsi tubuh setelah melahirkan.
- Postnatal Gentle Yoga melanjutkan proses ini dengan pendekatan lebih menyeluruh: napas, postur, kesadaran tubuh, dan koneksi ibu dengan tubuh barunya.
Keduanya saling melengkapi dan ideal dilakukan berurutan sesuai fase pemulihan.
Organ dan Sistem Tubuh yang Menjadi Target Pemulihan
a. Dasar Panggul (Pelvic Floor), Ini adalah “lantai rumah” tubuh ibu. Selama hamil dan melahirkan, dasar panggul menahan beban besar dan mengalami peregangan ekstrem.
Target utama:
- Mencegah inkontinensia urin atau BAB
- Mengurangi rasa “ngempos” di vagina
- Mendukung organ panggul kembali ke posisi optimal
Latihan yang digunakan:
- Kegel yang terarah, bukan asal kencang
- Aktivasi dasar panggul yang selaras dengan napas
- Gerakan lembut dengan kesadaran, bukan mengejan
Baik pada persalinan normal maupun sesar, dasar panggul tetap terlibat dan perlu dipulihkan.
b. Otot Perut Dalam (Transversus Abdominis)
Ini bukan soal mengecilkan perut, tapi mengembalikan fungsi penopang tubuh.
Setelah melahirkan, terutama jika ada diastasis recti:
- Otot perut tidak boleh dipaksa sit-up
- Yang dibangun adalah stabilitas, bukan kekuatan kasar
Dalam Postnatal Gentle Yoga:
- Aktivasi perut dilakukan dari napas
- Gerakan kecil tapi presisi
- Fokus ke koneksi perut–napas–dasar panggul
Ini penting untuk mencegah nyeri punggung dan masalah postur jangka panjang.
c. Rahim dan Sistem Reproduksi
Rahim butuh waktu sekitar 40 hari untuk kembali ke ukuran pra-hamil. Gerakan ringan membantu:
- Melancarkan aliran darah
- Mendukung involusi rahim
- Mengurangi risiko nyeri dan bekuan darah
Gerakan yang tepat:
- Pelvic tilt
- Gerakan panggul mikro
- Posisi berbaring menyamping dengan alignment baik
Bukan gerakan cepat, tapi gerakan sadar.
d. Sistem Pernapasan & Saraf (Mental–Emosional)
Banyak ibu fokus ke tubuh, tapi lupa bahwa:
- Hormon berubah drastis
- Sistem saraf masih dalam mode “siaga”
- Risiko baby blues meningkat
Postnatal Gentle Yoga bekerja langsung pada:
- Pernapasan dalam dan teratur
- Aktivasi sistem saraf parasimpatik
- Penurunan ketegangan emosional
Latihan napas membantu ibu:
- Lebih tenang
- Tidur lebih berkualitas
- Lebih terkoneksi dengan bayinya
Perbedaan Pendekatan: Normal vs Sesar
Ibu Pasca Persalinan Normal
- Bisa mulai gerak ringan sejak hari-hari awal
- Fokus pada dasar panggul dan napas
- Gerakan bertahap dari berbaring, duduk, lalu berdiri
- Intensitas ditingkatkan perlahan sesuai kondisi
Ibu Pasca Persalinan Sesar
- Gerakan menunggu luka kering dan aman, umumnya ±6 minggu
- Fokus awal pada:
- Pernapasan
- Mobilitas ringan
- Kesadaran tubuh tanpa tekanan luka
- Aktivasi otot perut dilakukan sangat bertahap dan aman
Pada ibu sesar, Postnatal Gentle Yoga justru sangat membantu untuk:
-
- Mengurangi rasa kaku
- Mencegah adhesi
- Membantu ibu kembali percaya pada tubuhnya
Postpartum bukan waktunya “balas dendam olahraga”.
Ini waktunya mendengarkan tubuh, mengelola organ dengan bijak, dan bergerak sesuai fase pemulihan.
Dengan senam nifas dan Postnatal Gentle Yoga yang tepat, ibu tidak hanya pulih, tapi membangun fondasi kesehatan jangka panjang. Tubuh tidak dipaksa “kembali seperti dulu”, tapi diajak beradaptasi dengan versi baru yang lebih kuat dan sadar.
3. Nutrisi Postpartum: Mengisi Ulang Energi & Menopang Organ yang Baru Saja Bekerja Keras
Setelah melahirkan, tubuh ibu menghadapi banyak tuntutan sekaligus perubahan: kehilangan darah, perubahan hormon, otot dan jaringan yang bekerja keras untuk persalinan, serta kebutuhan baru sebagai ibu menyusui. Nutrisi yang tepat bukan hanya soal makan lebih banyak, tapi memilih makanan yang mendukung proses pemulihan fisiologis tubuh.
Ini sebabnya budaya Timur punya tradisi khusus dalam masa pascapersalinan: sup herbal yang ditujukan untuk pemulihan darah, pemanasan tubuh, dan penyangga energi. Di zaman modern, tradisi ini hadir dalam bentuk praktis melalui paket sup herbal seperti yang ditawarkan oleh Ciakpo.id, dengan racikan bahan-bahan yang dipilih untuk target pemulihan tertentu.
Sup herbal ini tidak hanya cara minum yang enak, tapi juga komponen nutrisi yang bekerja pada organ dan fungsi tubuh ibu pascapersalinan.
Apa yang Ada di Dalam Racikan Ciakpo dan Kenapa Itu Penting
Beberapa bahan utama yang sering masuk dalam paket sup herbal untuk postpartum di Ciakpo.id termasuk:
1. Goji Berry (Lycium barbarum)
Goji berry dikenal kaya antioksidan, vitamin, dan mineral. Dalam konteks pemulihan postpartum, manfaatnya meliputi:
- Mendukung pemulihan darah karena kandungan zat besi dan antioksidannya.
- Meningkatkan energi tubuh yang lelah setelah melahirkan.
- Menjaga keseimbangan imun tubuh sehingga ibu tidak mudah sakit di masa nifas.
2. Red Dates (Kurma merah kering)
Kurma merah sudah lama dipakai dalam tradisi TCM untuk:
- Menguatkan darah, membantu mengisi kembali darah yang hilang saat persalinan.
- Menambah energi dan rasa hangat tubuh yang membantu proses pemulihan.
Efeknya serupa dengan makanan pemulih tenaga pada umumnya, tapi lebih terfokus pada sistem darah dan energi.
3. Codonopsis Root (Dang Shen / Radix Codonopsis)
Bahan ini sering difungsikan sebagai tonik qi (energi) dalam TCM. Untuk ibu postpartum, ini berarti:
- Meningkatkan stamina dan vitalitas setelah periode hamil dan melahirkan yang panjang.
- Menyokong sistem pencernaan, sehingga nutrisi makanan bisa diserap lebih baik.
Efek ini membantu ibu merasa lebih “berenergi” dan tidak cepat lelah saat mengurus diri dan bayi.
4. Notoginseng (Tian Qi / Panax notoginseng)
Notoginseng adalah herbal yang sering digunakan untuk:
- Meningkatkan sirkulasi darah dan membantu mengurangi pembekuan darah pascapersalinan.
- Mengurangi kekakuan tubuh dan mendukung pemulihan jaringan tubuh yang mengalami stres saat melahirkan.
Komponen ini membantu memperlancar aliran nutrisi ke seluruh tubuh, termasuk ke organ reproduksi yang sedang beradaptasi kembali.
5. Herbal lain yang sering muncul (mis. Angelica Root, Astragalus, Ginger, dll.)
Bahan pendamping ini secara tradisional dipilih untuk:
- Menghangatkan tubuh sehingga ibu merasa lebih nyaman.
- Menyeimbangkan energi dan darah di seluruh sistem tubuh.
- Mendukung produksi ASI melalui peningkatan aliran darah dan keseimbangan hormon.
Dengan kombinasi bahan-bahan ini, Ciakpo sup herbal TCM diracik khusus untuk mendukung proses pemulihan ibu secara menyeluruh.
Apa yang Terjadi di Dalam Tubuh?
Dengan kombinasi bahan di atas, sup herbal ini bisa membantu beberapa proses fisiologis yang benar-benar terjadi saat masa postpartum:
a. Replenish darah dan energi.
Persalinan, terutama jika disertai perdarahan, menguras darah dan zat besi. Kombinasi herbal di sup membantu tubuh ibu membentuk kembali komponen darah dan memberi energi yang stabil, bukan sekadar “tenaga instan” tetapi dari dalam.
b. Melancarkan sirkulasi & mengurangi pembekuan
Pembekuan darah dan stagnasi bisa menyebabkan nyeri atau tidak nyaman. Herbal yang memperbaiki aliran darah mendukung rahim mengecil dengan ritme yang baik dan membantu tubuh kembali ke keseimbangan.
c. Menghangatkan tubuh
Setelah melahirkan, terutama di lingkungan udara dingin, tubuh cenderung kehilangan kehangatan. Kandungan rempah seperti ginger (jahe) punya efek termogenik ringan yang membantu rasa hangat itu tetap stabil.
d. Menyokong produksi ASI
Beberapa bahan seperti red dates dan Codonopsis juga sering dikaitkan dengan kelancaran ASI, karena mereka membantu tubuh tetap tenang, penuh energi, dan berenergi untuk produksi ASI yang konsisten.
Praktis dan Sesuai Jadwal Pemulihan
Ciakpo Paket Melahirkan biasanya tersedia dalam durasi yang bisa disesuaikan dengan fase pemulihan:
- 14 hari
- 28 hari
- 40 hari
Pilihan ini membantu Moms menyesuaikan dengan kondisi tubuhnya sendiri, apakah butuh pemulihan dasar, pemulihan mendalam, atau pemulihan ekstensif sampai tubuh merasa benar-benar pulih.Setiap hari, Moms tinggal merebus paket herbal dengan air (dan bisa ditambah protein seperti daging atau tahu sesuai selera), lalu sup siap diminum. Cara ini jauh lebih mudah dibanding menyiapkan ramuan sendiri dari nol saat energi masih terbatas
Nutrisinya bukan sekadar kalori atau makan banyak. Ini tentang memberi tubuh bahan yang tepat untuk proses pemulihan yang alami:
- Mengisi ulang darah
- Mendukung sistem pencernaan
- Menopang produksi ASI
- Menjaga energi dan suasana hati
Semua itu bekerja pada organ tubuh yang paling penting di masa nifas: rahim, sistem darah, sistem pencernaan, dan kelenjar yang mengatur hormon produksi ASI.Dengan cara yang praktis dan tradisional yang sudah disesuaikan untuk kebutuhan modern, Moms punya sokongan nutrisi yang membantu tubuh pulih secara holistik, bukan hanya sekadar “istirahat dan makan biasa”.
Masa Nifas Bukan Waktu Mengabaikan Diri
Postpartum bukan sekadar “fase lewat”. Ini adalah fondasi kesehatan ibu ke depan. Rutin check-up, bergerak dengan tepat, dan memenuhi nutrisi yang sesuai akan membantu ibu pulih lebih utuh, bukan hanya terlihat baik dari luar, tapi juga terasa kuat dari dalam.Jadi, dari semua checklist pemulihan postpartum, sudahkah Moms benar-benar memberi ruang untuk tubuh sendiri pulih dengan layak? Sup hangat, istirahat cukup, dan perawatan yang tepat bisa menjadi bentuk cinta paling sederhana untuk diri sendiri.